Perkembangan yang cukup menggembirakan di tengah pandemi COVID-19, setelah hasil uji coba dari perusahaan vaksin Pfizer, kini perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat Moderna mengumumkan telah berhasil memproduksi vaksin untuk COVID-19. Baik Pfizer dan Moderna mendapatkan hasil uji coba yang diklaim efektifitas vaksinnya 90% hingga 95%.

Dari kedua vaksin ini, perbedaan yang nampak adalah vaksin Moderna tidak memerlukan suhu penyimpanan yang lebih rendah daripada vaksin Pfizer.
Kedua vaksin ini memiliki efek sampiing yang mirip, yaitu nyeri di tempat injeksi, kelelahan, dan nyeri otot serta sendi yang berlangsung antara 1 atau 2 hari.
Kedua vaksin ini sama-sama menggunakan metode baru yaitu Messenger RNA(mRNA). Metode ini merupakan teknologi yang memasukkan mRNA sintesis ke dalam sel-sel hidup yang akan memprogram ulang sel-sel untuk mengembangkan respons kekebalan tubuh.

Perkembangan terkini, kedua vaksin tersebut sedang menunggu persetujuan FDA, Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika, untuk izin penyebarluasannya.

Referensi :
https://www.pegipegi.com/travel/ini-beda-vaksin-moderna-dan-pfizer-dalam-melawan-covid-19/
https://www.halodoc.com/artikel/dinilai-paling-efektif-ini-bedanya-vaksin-corona-pfizer-dan-moderna